Kapal bertamasya tiada kudu membutuhkan vaksinasi dalam kali AS: CDC, United States News & Top Stories

Kapal bertamasya tiada kudu membutuhkan vaksinasi dalam kali AS: CDC, United States News & Top Stories post thumbnail image

WASHINGTON (NYTIMES) – Pusat Pengendalian beserta Pencegahan Penyakit AS menghunus pedoman teknis yg sudah durasi ditunggu-tunggu kepada pias pelayaran, membagul mereka setahap kian parak kepada melaut kembali dalam kali AS.

Sementara separuh pias pelayaran yg main dalam Eropa sudah memandang patut seluruh pendompleng kepada divaksinasi, CDC tiada bermain sejauh itu. Vaksinasi bakal terlalu urgen batin hati kesinambungan pelayaran yg nyaman, peri jasmani itu atas Jumat (2 April), beserta merekomendasikan seluruh anak buah bandar, raga, beserta pendompleng yg mengasak prasyarat kepada menemukan vaksin Covid-19 bangat selesai ada ransum mereka.

Dengan menciptakan vaksinasi selaku testimoni kiranya persyaratan, CDC sudah menyingkir perpecahan pada Florida, cela esa kantor bedel terbesar pabrik pelayaran, yg sudah membantut bidang usaha memohon konsumen kepada menampakkan informasi vaksinasi.

Kapal bertamasya dalam Amerika Serikat sudah berhenti semasa kian sejak setahun atas epidemi beserta sahaja becus menyelenggarakan ulang bedel pada menuruti Kerangka Kerja CDC kepada Perintah Berlayar Bersyarat, yg dikeluarkan atas rembulan Oktober kepada meneguhkan bahwa bahtera bertamasya merentangkan prasarana dalam pada bahtera yg diperlukan kepada menyedikitkan akibat virus corona.

Instruksi teknis bakal mengharuskan industri pelayaran menghidangkan kapalnya kepada pelayaran ecek-ecek, yg dirancang kepada mengetes adat kebugaran beserta keamanan dengan langkah operasional pada volunter sebelum melaut pada pendompleng yg memenuhi.

Rekomendasi segar terpikir meluaskan pemberitahuan kejadian Covid-19 sejak mingguan ke surat kabar, menggunakan pengetesan rutin seluruh raga bersendikan taraf Covid-19 bahtera beserta menyulut pengklasifikasian komitmen pada keluasan medis dalam pertiwi kepada pendompleng yg kalau-kalau terlepas lara semasa penjelajahan.

Setelah industri pelayaran mengemasi kapalnya, mereka wajib menganjurkan pemberitahuan 30 yaum sebelumnya akan CDC sebelum menyelenggarakan tes bahtera bertamasya beserta wajib mengajukan permintaan brevet melaut bersyarat 60 yaum sebelum pelayaran reguler yg direncanakan.

Norwegian Cruise Line, cela esa operator terbesar dalam pabrik, menyampaikan nota akan CDC atas yaum Senin yg melepaskan rencananya kepada menambahkan bahtera bertamasya sejak bandar AS atas rembulan Juli, yg terpikir vaksinasi kudu kepada seluruh pelawat beserta raga. Perusahaan menerangkan bahwa persyaratan vaksinasi beserta adat kebugaran beserta keamanan yg berlimpit mengatasi persyaratan Badan Pengawas Bersyarat (Conditional Sailing Order / CSO).

Namun batin hati sebuah maklumat yg dirilis Senin, Asosiasi Internasional Jalur Kapal Pesiar, kaum ekspor impor pabrik, menjuluki petunjuk itu “serupa itu memasung beserta taksa sehingga tiada bangun lorong yg nyata ke front maupun skedul yg becus ditentukan.”

Kelompok itu memohon CDC kepada mencabut cengkeramannya atas bahtera bertamasya beserta mengharuskan dimulainya ulang pelayaran AS selaku beruntun start Juli. Kelompok tertulis “mendorong penguasa kepada mematut-matut penuh informasi yg menjunjung pembatalan CSO rembulan ini kepada mengharuskan perencanaan ulang ke pelayanan terpimpin tahun suhu ini,” peri maklumat itu.

Related Post