Lihatlah melampaui lampu dan ingat orang miskin, kata paus pada malam Natal

Lihatlah melampaui lampu dan ingat orang miskin, kata paus pada malam Natal post thumbnail image

VATICAN CITY (REUTERS) – Paus Fransiskus, memimpin umat Katolik Roma di dunia menuju Natal, mengatakan pada Jumat (24 Desember) bahwa orang-orang yang acuh tak acuh terhadap orang miskin menghina Tuhan, mendesak semua untuk “melihat melampaui semua lampu dan dekorasi” dan mengingat paling membutuhkan.

Fransiskus, yang mengantar Natal kesembilan kepausannya, merayakan Misa malam khusyuk di Basilika Santo Petrus untuk sekitar 2.000 orang, dengan partisipasi dibatasi oleh Covid-19 menjadi sekitar seperlima dari ukuran tahun-tahun pra-pandemi.

Beberapa menit sebelum Misa Malam Natal dimulai, Italia melaporkan rekor penghitungan harian kedua berturut-turut dari kasus Covid-19, dengan infeksi baru mencapai 50.599.

Fransiskus, mengenakan jubah putih, menenun homilinya dengan tema bahwa Yesus dilahirkan tanpa apa-apa.

“Saudara-saudari, berdiri di depan buaian, kita merenungkan apa yang sentral, melampaui semua lampu dan dekorasi, yang indah. Kita merenungkan anak itu,” katanya dalam homili Misa yang dirayakan bersama lebih dari 200 kardinal, uskup dan imam. Semua kecuali dia memakai topeng.

Francis, yang berusia 85 tahun minggu lalu, mengatakan bayi Yesus yang lahir dalam kemiskinan harus mengingatkan orang bahwa melayani orang lain lebih penting daripada mencari status atau visibilitas sosial atau menghabiskan seumur hidup untuk mengejar kesuksesan.

“Di dalam mereka (orang miskin) dia ingin dihormati,” kata Fransiskus, yang telah menjadikan pembelaan orang miskin sebagai landasan kepausannya.

“Pada malam cinta ini, semoga kita hanya memiliki satu ketakutan: yaitu menyinggung cinta Tuhan, menyakitinya dengan meremehkan orang miskin dengan ketidakpedulian kita. Yesus sangat mencintai mereka, dan suatu hari mereka akan menyambut kita di surga,” katanya.

Dia mengutip sebaris puisi karya Emily Dickinson – “Siapa yang telah menemukan surga – di bawah – Akan gagal di atas” – dan menambahkan dengan kata-katanya sendiri: “Janganlah kita kehilangan pandangan tentang surga; marilah kita merawat Yesus sekarang, membelai dia pada orang yang membutuhkan, karena di dalamnya dia membuat dirinya dikenal.”

Mengatakan bahwa orang-orang yang bekerja – para gembala – adalah orang pertama yang melihat bayi Yesus di Betlehem, Paus Fransiskus mengatakan tenaga kerja harus memiliki martabat dan meratapi banyak orang meninggal dalam kecelakaan kerja di seluruh dunia.

“Pada hari Kehidupan, mari kita ulangi: tidak ada lagi kematian di tempat kerja! Dan mari kita berkomitmen untuk memastikan ini,” katanya.

Organisasi Buruh Internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan bahwa ada lebih dari satu juta kematian terkait pekerjaan setiap tahun.

Pada hari Sabtu, Fransiskus akan menyampaikan berkat dan pesan “Urbi et Orbi” (ke kota dan dunia) dua kali setahun dari balkon tengah Basilika Santo Petrus.

Related Post

PM Johnson berkaul menjelang mengayomi pelayanan kebugaran Inggris yg dilanda genting sesudah Covid-19, Europe News & Top StoriesPM Johnson berkaul menjelang mengayomi pelayanan kebugaran Inggris yg dilanda genting sesudah Covid-19, Europe News & Top Stories

LONDON (BLOOMBERG) – Layanan Kesehatan Nasional Inggris menyongsong genting trendi masa hawar menarik langkah, menggunakan 4,7 juta karakter terbelit menanti penjagaan, lagi mau membutuhkan pengeluaran lagi perbaikan yg istimewa menjelang