Swiss mengekstradisi penasihat teknologi Kremlin yang dipenjara ke AS

Swiss mengekstradisi penasihat teknologi Kremlin yang dipenjara ke AS post thumbnail image

ZURICH (BLOOMBERG) – Swiss mengatakan pihaknya mengekstradisi seorang spesialis TI Rusia yang memiliki hubungan dengan Kremlin ke AS, di mana ia menghadapi tuduhan perdagangan orang dalam.

Pengadilan Swiss menolak beberapa banding untuk membebaskan Vladislav Klyushin, yang bekerja dengan kementerian Kremlin dan pemerintah Rusia. Dia ditahan pada Maret atas permintaan jaksa federal AS setelah turun dari jet pribadi di Sion, Swiss, dalam perjalanannya ke liburan ski bersama keluarganya.

Pada Sabtu (18 Desember), agen AS menahan Klyushin di bandara Zurich untuk penerbangan ke AS, kata Departemen Kehakiman Swiss dalam sebuah pernyataan. Jaksa di Massachusetts menuduh bahwa Klyushin melakukan perdagangan orang dalam yang melibatkan puluhan juta dolar dengan beberapa kaki tangan, menurut departemen tersebut.

Pengacara Klyushin, Oliver Ciric, mengatakan kliennya memandang tuduhan AS sebagai dalih bermotif politik untuk ekstradisi. Pekerjaan Klyushin pada solusi TI untuk pemerintah Rusia berarti dia memiliki informasi yang menarik bagi intelijen AS, kata Ciric.

Catatan kontrak negara Rusia menunjukkan perusahaan M13 milik Klyushin menyediakan sistem pemantauan media yang disebut Katyusha kepada Kementerian Pertahanan.

Ini juga memberikan layanan kepada Garda Nasional, Kantor Kejaksaan Agung, Kementerian Kehakiman dan pemerintah kota Moskow.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada surat kabar Vedomosti pada tahun 2016 bahwa pemerintahan kepresidenan telah mulai menggunakan layanan Katyusha untuk memantau media sosial.

Klyushin memiliki banyak informasi tentang campur tangan Rusia dalam pemilihan AS 2016, dua orang yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada Bloomberg.

Salah satu karyawan senior Klyushin, Ivan Yermakov, termasuk di antara 12 tersangka operasi GRU yang didakwa di AS atas peretasan pemilu, dan dia juga seorang terdakwa dalam kasus perdagangan orang dalam terhadap Klyushin, menurut dokumen peradilan AS yang ditinjau oleh Bloomberg .

Related Post

Rumah gering dekat pumpunan pabrik Afrika Selatan membangkang dibanjiri sama lonjakan Covid-19, Berita Dunia & Berita UtamaRumah gering dekat pumpunan pabrik Afrika Selatan membangkang dibanjiri sama lonjakan Covid-19, Berita Dunia & Berita Utama

JOHANNESBURG (BLOOMBERG) – Kapasitas bait gering dekat pumpunan pabrik Gauteng dekat Afrika Selatan berisiko dilanggar sama lonjakan kisah Covid-19 paham berbilang yaum. Provinsi berpenduduk penuh, yg menyelangkupi Johannesburg bersama Pretoria,