Tambang Meksiko Runtuh Membuat Tujuh Pekerja Terjebak, Europe News & Top Stories

Tambang Meksiko Runtuh Membuat Tujuh Pekerja Terjebak, Europe News & Top Stories post thumbnail image

MUZQUIZ, Meksiko (AFP) – Tim juru selamat berikhtiar atas Jumat (4 Juni) akan meluluskan tujuh aktivis kolong yg terjebak sehabis musibah dekat kawasan pereka cadas nyala dekat Meksiko paksina, celoteh paksa berkuasa.

Penyelidikan introduksi membuktikan kerobohan itu disebabkan sama luapan dekat kolong dekat kotamadya Muzquiz, celoteh divisi daya operasi negeri bidang Coahuila.

“Beberapa individu yg bertindak tertangkap dekat lombong kolong,” katanya lombong sebuah pemberitahuan.

Polisi beserta daulat perisai kebanyakan berpengaruh dekat kedudukan akan usaha pengamanan, tambahnya.

Garda Nasional menyuarakan dekat Twitter personelnya “dikerahkan dekat lingkaran itu akan menerimakan kesentosaan beserta mengharuskan pengamanan aktivis yg terjebak.”

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador menyuarakan doski suah mengirim awak berawal departemen kesentosaan, daya operasi beserta perisai kebanyakan ke lingkaran itu.

“Kami mengamat-amati beserta berkoordinasi demi daulat metropolis beserta negeri bidang,” cuitnya. “Kami berserah pengamanan itu profitabel alokasi satuan beserta segenap individu.” Coahuila, kawasan pereka cadas nyala ulung negeri itu, suah melalui serangkaian musibah pertambangan yg buruk sepanjang bertahun-tahun.

Yang terburuk merupakan letusan yg merenggut 65 atma dekat kolong Pasta de Conchos atas warsa 2006.

Mayat 63 penambang tengah berpengaruh dekat kedudukan beserta satuan suah repetitif susukan mengompas paksa berkuasa Meksiko akan memulangkan mereka.

Related Post

UEA mengungkapkan melayani bekas kepala negara Afghanistan Ashraf Ghani ‘bagi asas kemanusiaan’, Middle East News & Top StoriesUEA mengungkapkan melayani bekas kepala negara Afghanistan Ashraf Ghani ‘bagi asas kemanusiaan’, Middle East News & Top Stories

ABU DHABI (AFP) – Uni Emirat Arab mengungkapkan ala Rabu (18 Agustus) bahwa mereka menyambut bekas kepala negara Afghanistan Ashraf Ghani “bagi asas kemanusiaan”, selepas beliau membelakangi negaranya dalam senter